Egy Maulana Vikri. (Instagram/egymaulanavikri)
Egy Maulana Cedera, Timnas Indonesia Kehilangan Gelandang Andalan
Kabar kurang menyenangkan datang dari Timnas Indonesia menjelang lanjutan Kualifikasi Piala Dunia 2026. Egy Maulana Vikri, salah satu pemain kunci di skuad Garuda, dipastikan tidak bisa memperkuat Timnas dalam laga melawan Australia dan Bahrain akibat cedera engkel.
Cedera itu didapatkan Egy saat membela Dewa United dalam pertandingan Liga 1 melawan Borneo FC Samarinda pada 1 Maret 2025. Akibatnya, Egy sudah melewatkan dua pertandingan terakhir Dewa United dan kini harus menepi lebih lama dari lapangan hijau.
“Sayang sekali Egy Maulana Vikri cedera. Jadi hanya 29 pemain yang berangkat ke Australia,” ungkap Ketua Umum PSSI, Erick Thohir, kepada awak media pada Jumat (14/3/2025).
Erick menjelaskan bahwa awalnya Patrick Kluivert selaku pelatih Timnas Indonesia telah memanggil 30 pemain, termasuk Egy. Namun, setelah kepastian cedera Egy, skuad sementara kini hanya berjumlah 29 pemain.
Erick Thohir Pastikan Tiga Pemain Diaspora Siap Perkuat Timnas
Meski kehilangan Egy, Timnas Indonesia mendapat tambahan kekuatan dengan masuknya tiga pemain diaspora baru yang telah resmi menjadi Warga Negara Indonesia (WNI). Ketiga pemain tersebut adalah:
- Emil Audero – Kiper yang sebelumnya bermain di Serie A Italia.
- Joey Pelupessy – Gelandang bertahan dengan pengalaman di liga Eropa.
- Dean James – Bek muda berbakat yang siap memperkuat lini belakang.
Erick Thohir memastikan bahwa semua urusan administrasi pemain diaspora ini telah rampung dan FIFA sudah memberikan persetujuan resmi terkait perpindahan federasi mereka ke Indonesia.
“Alhamdulillah sudah disetujui oleh FIFA untuk pindah federasi,” tutur Erick Thohir.
Baca Juga: Septian Bagaskara Striker Timnas Indonesia

Daftar Pemain Timnas Indonesia yang Berangkat ke Australia
Setelah Egy Maulana dipastikan absen, Timnas Indonesia akan bertolak ke Australia dengan 29 pemain. Berikut daftar lengkapnya:
Kiper:
- Ernando Ari (Persebaya Surabaya)
- Nadeo Argawinata (Borneo FC)
- Emil Audero (Sampdoria)
Bek:
- Pratama Arhan (Tokyo Verdy)
- Jordi Amat (Johor Darul Ta’zim)
- Elkan Baggott (Ipswich Town)
- Rizky Ridho (Persija Jakarta)
- Shayne Pattynama (Viking FK)
- Asnawi Mangkualam (Jeonnam Dragons)
- Sandy Walsh (KV Mechelen)
- Dean James (Oxford United)
Gelandang:
- Marc Klok (Persib Bandung)
- Ricky Kambuaya (Dewa United)
- Nathan Tjoe-A-On (Heerenveen)
- Ivar Jenner (Jong Utrecht)
- Joey Pelupessy (Groningen)
- Marselino Ferdinan (KMSK Deinze)
Penyerang:
- Rafael Struick (ADO Den Haag)
- Dendy Sulistyawan (Bhayangkara FC)
- Witan Sulaeman (Persija Jakarta)
- Ramadhan Sananta (Persis Solo)
- Yakob Sayuri (PSM Makassar)
Dengan skuad yang kuat, Timnas Indonesia tetap optimistis menghadapi laga penting di Kualifikasi Piala Dunia 2026 meski tanpa Egy Maulana Vikri.
Baca Juga: Jordi Cruyff Jadi Penasihat Teknik PSSI
Peluang Timnas Indonesia di Kualifikasi Piala Dunia 2026
Timnas Indonesia berada di Grup C babak ketiga Kualifikasi Piala Dunia 2026 bersama Jepang, Australia, Bahrain, Arab Saudi, dan China.
Saat ini, Indonesia masih punya peluang besar untuk lolos ke Piala Dunia 2026, namun harus menghadapi tantangan berat di sisa pertandingan:
- 20 Maret 2025: Australia vs Indonesia – Sydney Football Stadium
- April 2025: Indonesia vs Bahrain
- Mei 2025: China vs Indonesia
- Juni 2025: Indonesia vs Jepang
Untuk lolos langsung, Timnas Indonesia harus meraih minimal 9 poin dari sisa laga. Meskipun tanpa Egy, pelatih Patrick Kluivert diyakini sudah menyiapkan strategi terbaik.

Apa Strategi Timnas Tanpa Egy Maulana Vikri?
Dengan absennya Egy Maulana, Patrick Kluivert harus mencari opsi alternatif untuk lini serang. Beberapa skenario yang bisa diterapkan antara lain:
1. Memainkan Marselino Ferdinan Sebagai Pengganti Egy
Marselino adalah salah satu playmaker muda terbaik Indonesia yang bisa mengisi peran Egy di lini tengah. Dengan kemampuannya dalam visi permainan dan umpan-umpan kunci, Marselino bisa menjadi solusi terbaik bagi Timnas.
2. Mengandalkan Kecepatan Yakob Sayuri dan Witan Sulaeman
Dua pemain sayap ini memiliki kecepatan dan dribel yang bisa merepotkan pertahanan lawan. Mereka bisa menjadi alternatif dalam membongkar lini pertahanan Australia dan Bahrain.
3. Mengoptimalkan Peran Rafael Struick
Sebagai penyerang yang sedang berkembang di Eropa, Rafael Struick bisa menjadi pilihan utama di lini depan, terutama dalam skema serangan balik cepat.
Baca Juga: Update Persiapan Timnas U17 Piala Asia 2025
Mampukah Indonesia Lolos ke Piala Dunia 2026?
Absennya Egy Maulana Vikri memang menjadi pukulan bagi Timnas Indonesia, namun dengan tambahan tiga pemain diaspora baru serta strategi matang dari Patrick Kluivert, peluang Garuda tetap terbuka.
Jika Timnas mampu tampil solid dan meraih poin maksimal di laga-laga krusial, bukan tidak mungkin Indonesia akan mencetak sejarah dengan tampil di Piala Dunia 2026.
Mari kita dukung perjuangan Garuda untuk mewujudkan impian besar ini! Merdeka atau Mati!
Jangan Lewatkan Update Berikutnya! Langsung ke: caibo02.xyz