Ribuan kendaraan VinFast yang siap dikirim ke Indonesia (Antara)
VinFast Perluas Jangkauan di Pasar Otomotif Indonesia
Industri kendaraan listrik Indonesia semakin ramai dengan masuknya VinFast, produsen otomotif asal Vietnam. Baru-baru ini, perusahaan tersebut mengirimkan 2.500 unit kendaraan listrik (EV) ke Indonesia melalui Pelabuhan MPC, Hai Phong, Vietnam, menggunakan kapal khusus Silver Queen. Pengiriman ini menjadi yang terbesar sekaligus yang keempat sejak VinFast masuk ke pasar otomotif Indonesia.
“Pengiriman ini mencakup empat model, yakni VF 3, VF 5, VF e34, dan Nerio Green. Seluruh model ini diproduksi khusus untuk pasar Indonesia dengan setir di sisi kanan,” ujar Duong Thi Thu Trang, Global Deputy CEO of Sales VinFast, dalam keterangan resminya pada Selasa.
Setibanya di Indonesia, kendaraan listrik ini akan langsung didistribusikan ke berbagai dealer guna mempercepat pengiriman kepada pelanggan, terutama menjelang perayaan Lebaran. VinFast berharap kehadiran kendaraan listriknya dapat menjadi pilihan menarik bagi masyarakat Indonesia yang ingin beralih ke teknologi ramah lingkungan.
Jika tidak ada kendala selama proses pengiriman, unit-unit VinFast ini dijadwalkan tiba di Jakarta pada 11-12 Maret 2025, dengan catatan kondisi cuaca mendukung.
Kemudahan untuk Konsumen VinFast di Indonesia
VinFast tak hanya menghadirkan produk berkualitas, tetapi juga memberikan berbagai kemudahan bagi pelanggan di Indonesia. Beberapa keuntungan yang ditawarkan antara lain:
- Pengisian daya gratis di stasiun V-GREEN hingga Maret 2028.
- Program cashback besar bagi pembeli kendaraan listrik VinFast.
- Skema buyback dengan jaminan hingga 90% dari nilai awal kendaraan.
Dengan penawaran ini, VinFast berupaya meningkatkan minat masyarakat terhadap kendaraan listrik serta mempercepat adopsi teknologi ramah lingkungan di Indonesia.

Selain itu, VinFast juga berencana mempercepat penyelesaian fasilitas perakitan lokal guna mendukung ekosistem kendaraan listrik yang lebih kuat. “Dengan rangkaian kendaraan cerdas dan infrastruktur yang solid, kami optimis dapat mencapai penjualan yang signifikan tahun ini,” ujar perwakilan VinFast.
Baca Juga: Honda Siapkan 30 Mobil Listrik Hingga 2023
Komitmen Investasi VinFast di Indonesia
Tidak hanya berfokus pada penjualan kendaraan listrik, VinFast juga menunjukkan komitmen kuat dalam investasi di Indonesia. Beberapa rencana investasi besar mereka meliputi:
- Pembangunan Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) dan Pembangkit Listrik Tenaga Bayu (PLTB).
- Mendirikan pabrik mobil listrik di Subang, Jawa Barat.
- Pembangunan 100.000 titik SPKLU (Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum) di berbagai wilayah Indonesia.
Rencana investasi ini telah disampaikan langsung kepada Presiden Prabowo Subianto dalam sebuah pertemuan resmi. Menteri Investasi dan Kepala BKPM, Rosan Perkasa Roeslani, juga mengonfirmasi bahwa VinFast sedang dalam tahap penjajakan untuk berinvestasi di sektor energi baru terbarukan (EBT) di Indonesia.
“Kami tengah menjajaki investasi di bidang energi terbarukan seperti PLTB di Sulawesi dan PLTS di Nusa Tenggara Barat (NTB),” ujar Rosan.
Masa Depan VinFast di Pasar Otomotif Indonesia
Langkah ekspansi besar-besaran ini dilakukan karena VinFast melihat potensi besar Indonesia sebagai pasar utama otomotif di Asia Tenggara. Dalam satu tahun sejak masuk ke Indonesia, VinFast telah sukses meluncurkan tiga model unggulan, yakni VF 3, VF 5, dan VF e34.
Di ajang Indonesia International Motor Show (IIMS) 2025, VinFast mendapatkan respons positif dari publik dan meraih penghargaan “Most Test-Driven Vehicle”, menegaskan tingginya minat masyarakat terhadap kendaraan listrik mereka.

VinFast juga ingin memastikan keberlanjutan ekosistem kendaraan listrik di Indonesia dengan membangun infrastruktur yang memadai, mulai dari pabrik perakitan, jaringan pengisian daya, hingga layanan purna jual yang optimal.
Baca Juga: Momentum Ramadan Bikers Honda Silaturahmi
Bagaimana VinFast Akan Mengubah Pasar Otomotif Indonesia?
Kehadiran VinFast di Indonesia akan membawa beberapa perubahan besar di pasar otomotif, terutama dalam industri kendaraan listrik. Beberapa dampak yang diprediksi akan terjadi antara lain:
- Meningkatnya adopsi kendaraan listrik – Dengan harga kompetitif dan berbagai insentif, semakin banyak masyarakat yang beralih ke kendaraan listrik.
- Persaingan yang lebih ketat – Merek-merek otomotif lain seperti Wuling, Hyundai, dan Toyota harus meningkatkan inovasi untuk tetap kompetitif.
- Investasi dalam infrastruktur hijau – VinFast akan mendorong pengembangan ekosistem kendaraan listrik yang lebih baik, termasuk SPKLU dan jaringan servis yang luas.
VinFast kini semakin serius dalam memperluas kehadirannya di Indonesia. Dengan pengiriman 2.500 unit kendaraan listrik, rencana pembangunan pabrik, serta komitmen investasi di bidang energi terbarukan, VinFast berpotensi menjadi pemain utama di pasar otomotif Indonesia.
Jika strategi mereka berhasil, Indonesia tidak hanya akan menjadi pasar besar untuk kendaraan listrik tetapi juga pusat produksi dan pengembangan teknologi hijau yang lebih maju di kawasan Asia Tenggara.
Jangan Lewatkan Update Berikutnya! Langsung ke: caibo02.xyz