Persiapan Retret Kepala Daerah
Sejumlah Kepala Daerah PDIP Tetap Hadiri Retret Kepala Daerah di Akmil Magelang
caibo02.xyz – Sejumlah kepala daerah dari Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) tetap menghadiri retret kepala daerah di kompleks Akademi Militer (Akmil) Magelang, Jawa Tengah. Hal ini terjadi meskipun Ketua Umum PDIP, Megawati Soekarnoputri, telah menginstruksikan agar para kadernya menunda keberangkatan mereka.
Hingga hari kedua retret pada Sabtu (22/2), tiga kepala daerah dari PDIP yang tetap hadir adalah Bupati Brebes Paramitha Widya Kusuma, Bupati Malang Sanusi, dan Bupati Blitar Rijanto. Mereka dijadwalkan mengikuti kegiatan ini selama tujuh hari penuh, dari 21 hingga 28 Februari 2025.
Bupati Brebes: Demi Kepentingan Masyarakat
Bupati Brebes, Paramitha Widya Kusuma, mengungkapkan bahwa kehadirannya dalam retret tersebut semata-mata demi kepentingan masyarakat. Meski mengetahui ada larangan dari Megawati, ia tetap memutuskan untuk berangkat.
“Berangkat, demi kepentingan masyarakat,” kata Paramitha setelah menghadiri tasyakuran di Pendopo Brebes pada Jumat (21/2) dini hari.
Paramitha menjelaskan bahwa selama ia mengikuti retret, jalannya pemerintahan di Brebes akan tetap berjalan dan dipimpin oleh Wakil Bupati Wurja.
“Kegiatan pemerintahan tetap berjalan dan Wakil Bupati Wurja akan melaksanakan program yang telah direncanakan dalam 100 hari kerja,” ujarnya.
Bupati Malang: Menghormati Pemerintah Pusat
Juru Bicara Tim Pemenangan pasangan Bupati dan Wakil Bupati Malang, Achmad Kusaeri, menegaskan bahwa kehadiran Sanusi di retret kepala daerah tidak bisa dianggap sebagai pembangkangan terhadap partai.
Menurut Kusaeri, Sanusi memutuskan untuk hadir sebagai bentuk penghormatan terhadap pemerintah pusat. Retret tersebut sudah direncanakan oleh Presiden Prabowo Subianto jauh sebelum Megawati mengeluarkan instruksi penundaan.
“Kami memahami instruksi dari Ketua Umum PDIP, tetapi di sisi lain, ada kewajiban kepala daerah untuk mengikuti program dari pemerintah pusat,” kata Kusaeri.
Ia menambahkan bahwa dalam Pilbup Malang 2024, pasangan Sanusi-Lathifah tidak hanya diusung oleh PDIP, tetapi juga oleh partai-partai lain. Oleh karena itu, keputusan Sanusi untuk tetap hadir juga mempertimbangkan aspek koalisi yang lebih luas.
Bupati Blitar Tetap Hadir di Retret
Sementara itu, Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kabupaten Blitar, Setiyana, memastikan bahwa Bupati Blitar Rijanto juga tetap mengikuti retret kepala daerah sesuai jadwal.
Namun, Setiyana tidak menjelaskan alasan Rijanto tetap hadir meskipun ada instruksi dari Megawati untuk menunda keberangkatan.
“Itu bukan kewenangan saya untuk menjelaskan,” ujar Setiyana singkat.
Instruksi Megawati dan Penahanan Hasto Kristiyanto
Megawati Soekarnoputri sebelumnya mengeluarkan instruksi kepada seluruh kepala daerah PDIP untuk menunda keberangkatan ke retret kepala daerah di Akmil Magelang. Instruksi ini tertuang dalam surat nomor 7294/IN/DPP/II/2025 yang diterbitkan pada Kamis (20/2), tak lama setelah penahanan Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).
Hasto ditahan setelah menjalani pemeriksaan sebagai tersangka pada Kamis (20/2) pukul 18.08 WIB. KPK menetapkan Hasto sebagai tersangka sejak Desember 2024 dalam dugaan kasus suap pengurusan pergantian antarwaktu (PAW) anggota DPR dan perintangan penyidikan.
Puluhan Kepala Daerah PDIP Masih Menunggu Arahan
Selain tiga kepala daerah yang tetap mengikuti retret, puluhan kepala daerah PDIP lainnya masih menunggu arahan lebih lanjut. Mereka tetap berada di Magelang tetapi belum masuk ke kompleks Akmil.
Salah satu politikus PDIP, Masinton Pasaribu, menyebut bahwa puluhan kepala daerah menggelar pertemuan di sebuah kafe di Kota Magelang pada Sabtu (22/2). Pertemuan tersebut juga dihadiri oleh Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung.
Masinton mengatakan bahwa dalam pertemuan itu, mereka sepakat untuk tetap mengikuti retret dan telah berkomunikasi dengan pemerintah pusat serta Megawati.
“Kami sudah berkomunikasi dengan pemerintah dan Ketua Umum PDIP. Prinsipnya, kami siap mengikuti retret ini,” ujar Masinton.
Hal senada juga diungkapkan oleh Wali Kota Yogyakarta, Hasto Wardoyo. Ia menyebut ada sekitar 55 kepala daerah PDIP yang telah berkumpul di Magelang untuk menunggu keputusan final.
“Semua kepala daerah masih standby di sekitar sini dan terus berkomunikasi dengan pemerintah pusat serta penyelenggara retret,” kata Hasto.

Keputusan sejumlah kepala daerah PDIP untuk tetap menghadiri retret kepala daerah di Akmil Magelang menunjukkan adanya perbedaan pandangan di dalam internal partai. Meskipun Megawati telah menginstruksikan penundaan, beberapa kepala daerah memilih untuk tetap hadir dengan alasan kepentingan masyarakat dan menghormati pemerintah pusat.
Sementara itu, puluhan kepala daerah lainnya masih menunggu keputusan akhir, menunjukkan bahwa situasi ini masih sangat dinamis. Dengan adanya komunikasi yang terus berlangsung antara PDIP dan pemerintah pusat, perkembangan lebih lanjut mengenai kehadiran kepala daerah dalam retret ini masih terus ditunggu.
Rekomendasi :
- Polemik Retret Kepala Daerah Akmil Magelang
- Hasto Kristiyanto Jadi Tahanan KPK
- Profil Hasto Kristiyanto Sekjen PDIP
Jangan Lewatkan Update Berikutnya! Langsung ke: caibo02.xyz